RSS

Teladan George Washington

26 Des

Dalam perang kemerdekaan Amerika Serikat, suatu hari satu batalyon pasukan US terjebak di sungai. Maka mereka memutuskan akan membuat jembatan darurat. Maka si Sersan yang memimpin regu pembangunan jembatan segera memerintahkan para prajurit untuk bekerja keras. “Cepat! Cepat!” Kata si Sersan sambil berkacak pinggang di atas batu. Pekerjaan itu terhambat ketika sebuah balok kayu besar sulit untuk di angkat. Maka si Sersan semakin garang. Dia mengayunkan tongkat komandonya. Memukul para prajurit dan berteriak “Bodoh! Cepat!”. Tiba-tiba dari kejauhan sekelompok penunggang kuda mendekat.

Menyapa sang Sersan dan bertanya : “Ada apa?” Maka Sersan itu menceritakan kesulitan mendorong dan menindahkan balok kayu besar itu. Sang penunggang kuda segera turun dan bertanya : “Boleh saya membantu?”. “Boleh” jawab sersan itu. Maka sekarang dengan tambahan beberapa tenaga dari sang penunggang kuda dan teman-temannya balok itu terangkat, dipindahkan dan dipasang pada tempatnya. Sang sersan berterima kasih atas bantuan dari sang penunggang kuda. Maka jawab sang penunggang kuda : “Tidak masalah. Kalau butuh bantuan lagi hubungi saja saya … nama saya GEORGE WASHINGTON, Komandan tertinggi pasukan kemerdekaan Amerika Serikat”. Sersan itu terdiam.

Note : – Jadi pemimpin jangan cuman bisa teriak-teriak (mbacot doang). Ikut turun dong. – Keteladanan lebih mudah dipahami daripada ribuan pidato.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 26, 2010 in cerita

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: