RSS

Arsip Tag: CONTOH MAKALAH AGAAMA

MAKALAH AKHLAK TERPUJI TERHADAP SESAMA

AKHLAK TERPUJI KEPADA
DIRI SENDIRI
A. Bentuk Perilaku Berilmu
Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi orang islam laki-laki dan perempuan. Islam menganggap bahwa menuntut ilmu itu dapat menjembatani manusia untuk menuju pintu gerbang kebahagiaan dunia dan akhirat, dan bukanlah ilmu yang menjadi faktor kehancuran umat. Ilmu dapat menetapkan niat untuk menghilangkan kebodohan, dan mencari keridhaan Allah, agar agama-Nya dapat hidup subur, tegak jaya dan demi kepentingan untuk menuju perbaikan umat dan keselamatan di akhirat.
Ilmu pengetahuan yang sesungguhnya bukan pencapaian derajat sarjana atau diploma yang menjadikan seorang memperoleh penghasilan, setelah itu tidak belajar dan tidak mencari pengetahuan lagi, dan tidaklah ada artinya jika seseorang menuntut ilmu hanya untuk mencari ijazah, yang sipil efeknya untuk mencarui title, gelar, kehormatan, agar manusia segan dan menundukkan kepala untuknya.
Menuntut ilmu itu tidak terbatas umur sekian sampai sekian, akan tetapi menuntut ilmu itu sejak kecil sampai meninggal dunia, sebagaimana hadist Rasulullah Saw:

Rasulullah mengumpamakan menuntut ilmu itu seperti hadist diatas. Menuntut ilmu tidak ada batasnya.
Orang yang berilmu tidak bisa disamakan dengan orang yang tidak berilmu. Contohnya orang yang alim dan orang yang bodoh. Orang yang alim mempunyai peranan yang besar dan derajat yang tinggi, orang yang alim juga senantiasa memanfaatkan ilmunya untuk kepentingan bersama. Sedangkan orang yang bodoh, ia menggunakan ilmunya hanya untuk kepentingan diri sendiri dan tidak menghiraukan kepentingan orang lain.
Menuntut ilmu itu lebih utama pada masa kecil karena tidak mudah terlupakan sedangkan pada masa tua sulit untuk menerimanya dan hanya ingat pada saat itu saja. Peribahasa pun mengatakan “belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu,belajar sesudah dewasa bagai mengukir diatas air”. Oleh karena itu, menuntut ilmu itu lebih mudah pada masa kecil, karena hasil belajar sejak kecil akan selalu berbekas dan melekat di benak seseorang.. Ilmu itu harus kita cari, karena tak ada seorangpun yang lahir di dunia dalam keadaan pandai. Sebagaimana syair arab mengatakan:

Untuk mendapatkan ilmu yang telah di cita-citakan maka sedikit banyak harus melalui beberapa syarat . Penyair arab berkata :”Ilmu itu diperoleh melalui 6 syarat, yaitu :Cerdas, sungguh-gungg
Islam menganggap, bahwa agama tidak akan mendapat tempat yang baik, apabila orang-orang islam tidak mempunya pengetahuan yang matang dan fikiran yang sehat. Oleh karena itu, pengetahuan bagi islam bagaikan ruh (nyawa) bagi manusia. Seseorang akan mendapat ilmu pengetahuan yang membawa perbaikan dirinya, manakala mau mendekati orang yang ahli dalam ilmu tersebut dan mau mengambil timba dan air untuk mengambil air ilmu pengetahuan. Tanpa dengan ilmu orang akan sia-sia dan akan kecewa dan sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi dan sesungguhnya para nabi tidak meninggalkan dirham dan tidak pula meninggalkan dinar, bahkan hanyalah mewariskan ilmu.
Oleh karena itu, Allah memuliakan para ulama dan diberi-Nya sifat yang tinggi, yang oleh manusia itu dijadikan tujuan berlomba dengan mati-matian mereka merebut mendapatkannya. Allah s.w.t berfirman

Kalau kita sudah mempunyai banyak ilmu, kita jangan pernah sombong, dengan ilmu yang telah kkita punya, kita harus membaginya kepada orang lain agarilmu kita itu disebut dengan ilmu yang bermanfaat. Sebagaimana hadist Rasulullah

Orang yang berilmu sangat senang apabila ilmu yang dia punya di pergunakan dengan cara yang baik. Di sisi lain, orang yang berilmu selalu menganalkannya untuk mengingatkan, membimbing, mengarahkan dan mencerahkan umat. Di mata masyarakat, orang yang berilmu senantiasa menjadi teladan, motivasi, inspirasi bagi mereka untuk melakukan kebaikan. Orang yang mempunyai ilmu, maka akan diangkat derajatnya oleh
Allah Ta’ala dan dijamin akan mudah masuk Surga-Nya.
A. B. Contoh Perilaku Orang Yang Berilmu
Contoh perilaku orang yang berilmu yaitu :
 Tidak pernah sombong dengan ilmu yang di punya ,
 Menggunakan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari dengan kebaikan ,
 Senantiasa memanfaatkan ilmunya,
 Tidak pernah putus asa untuk selalu menambah ilmunya. Sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an

 Menganggap bahwa ilmu adalah segalanya ,
 Memegang prinsip pengetahuan agama ,
 Senantiasa berfikir positif dalam melakukan sesuatu hal.

Puji syukur yang dalam kami panjatkan kehadirat Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahannya, makalah ini dapat terselesaikan sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini membahas tentang ”Akhlak Terpuji Kepada Diri Sendiri”. Suatu permasalahan yang selalu ada dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kami berterimakasih kepada bapak, ibu guru yang membimbing kami dengan penuh ketabahan dan kesabaran. Sehingga kami semua mendapatkan ilmu pengetahuan yang sangat luas.
Mungkin makalah ini tidak sebagus dan serapih dengan makalah-makalah yang lainnya. Karena hanya ini kemampuan kami untuk membuat makalah ini, dalam makalah ini tentunya banyak kesalahan kata, kami mengharapkan bimbingan, arahan, koreksi, dan saran.
Untuk itu kami berterimakasih sedalam-dalamnya, karena demi sempurnanya makalah yang telah kami buat

Anyer, Oktober 2010

Penulis

1.1 Latar Belakang Masalah
Aqidah Akhlak adalah suatu pelajaran yang menyangkut berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Aqidah Akhlak juga sangat penting dalam menjalankan kehidupan pribadi maupun sosial, salah satunya dari pelajaran yang akan kami bahas mengenai “Bentuk Perilaku Berilmu”

1.2 Permasalahan
Penulis merumuskan beberapa masalah antara lain
 Pengertian berilmu
 Contoh perilaku berilmu
 Pentingnya berilmu
 Bentuk perilaku berilmu
 Hadist serta dalil tentang berilmu

1.3 Tujuan
 Mengetahui pentingnya berilmu
 Menerapkan perilaku orang berilmu dalam kehidupan sehari-hari
 Memahami isi dari pelajaran ini

1.4 Metode Penulisan
Metode penulisan dalam makalah ini adalah metode observasi. Karena penulisan ini dengan secara berdiskusi langsung antar kelompok atau peembahasan yang menjadi sasaran yaitu “Bentuk Perilaku Berilmu”

1.5 Kegunaan Penulisan
Dengan diadakannya pembuatan makalah ini adalah agar kita dapat mengetahui dan menambah wawasan kita dalam menerapkan pentingnya berilmu dalam kehidupan sehari-hari.

3.1 Kesimpulan
Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa berilmu merupakan salah satu hal yang sangat penting yang berada dalam kehidupan sehari-hari. Berilmu juga menyangkut semua hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Jika kita sudah mempunyai ilmu khususnya ilmu agama , kehidupan akan terasa lebih baik, dan kita pun mengetahui akan sesuatu hal yang dilarang dan yang diperintahkan. Maka dari itu, Rasulullah mewajibkan muslim laki-laki dan perempuan untuk menuntut ilmu.
3.2 Saran
Mungkin makalah ini tidak sebagus dan serapih dengan makalah-makalah yang lainnya. Karena hanya ini kemampuan kami untuk membuat makalah ini, dalam makalah ini tentunya banyak kesalahan kata, kami mengharapkan bimbingan, arahan, koreksi, dan saran. Untuk itu kami berterimakasih sedalam-dalamnya, karena demi sempurnanya makalah yang telah kami buat

DAFTAR ISI
Kata Pengantar…………………………………………..01
Pendahuluan……………………………………………..02
Akhlak Terpuji Kepada Diri Sendiri…………………….04
Contoh Perilaku Orang Yang Berilmu…………………..08
Tanya Jawab……………………………………………..09
Penutup…………………………………………………..10

Tanya Jawab
Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan :
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan :
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

Pertanyaan
Jawaban

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 2, 2010 in cerita

 

Tag:

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.